Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) Motor Bekas

Biaya Balik Nama (BBN) Motor Bekas

Biaya Balik Nama (BBN) Motor Bekas

Kelancaran Kepemilikan Kendaraan dengan Informasi Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) Motor Bekas atau seken – Motor adalah alat transportasi yang dapat diperoleh melalui pembelian baru ataupun bekas. Apabila Anda ingin harga lebih murah, maka dapat melakukan pembelian motor bekas. Untuk memperoleh motor bekas secara sah, maka ada proses yang harus dilalui, yaitu berupa proses balik nama. Proses dan Biaya Balik Nama (BBN) motor bekas sudah ditetapkan secara resmi dan harus dipatuhi untuk memperoleh kepemilikan sepeda motor secara resmi. Melakukan proses balik nama untuk kendaraan second hand merupakan wujud kepatuhan hukum dari setiap warga negara.

Dalam proses balik nama motor bekas, terdapat dua jenis biaya yang harus dibayarkan, meliputi biaya pajak dan biaya luar pajak. Rincian biaya proses balik nama yang terhitung pajak, tertera di STNK setelah proses pengurusan balik nama STNK selesai. Rincian biaya tersebut berguna sebagai gambaran perkiraan jumlah pajak yang harus dibayarkan. Pada proses balik nama, seluruh kolom akan terisi, kecuali biaya Adm. TNKB, yang akan diisi jika proses balik nama bertepatan dengan berakhirnya masa berlaku TNKB. Biaya pajak terdiri dari biaya BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), biaya SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), biaya Administrasi STNK, serta biaya Administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Adapun rincian Biaya Balik Nama (BBN) motor bekas yang terhitung biaya pajak. Perhitungan BBN KB mengacu pada jumlah PKB tahun sebelumnya, dengan rumus 2/3 x PKB. Jumlah PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah sama dengan tahun sebelumnya atau sedikit berubah. Apabila berubah, biayanya justru menurun seiring berkurangnya usia kendaraan. Selanjutnya, terdapat biaya SWDKLJJ untuk motor, yaitu Rp 35.000,00. Pemilik baru dari motor bekas juga dikenai kewajiban membayar biaya administrasi STNK sebesar Rp 50.000,00 dan administrasi TNKB sebesar Rp 30.000,00.

Jenis Biaya Balik Nama (BBN) motor bekas yang kedua adalah biaya luar pajak, yang juga tercantum dalam STNK. Dalam proses balik nama, terdapat biaya pendaftaran, yaitu pendaftaran balik nama STNK senilai Rp 30.000,00 dan pendaftaran balik nama BPKB sejumlah Rp 80.000,00. Adapun biaya untuk serangkaian tes fisik kendaraan, yaitu pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp 30.000,00 dan tip bagi petugas cek fisik Rp 10.000,00 (sukarela). Jadi, kira-kira total biaya di luar pajak tersebut adalah Rp 150.000,00.

Anda juga perlu mempersiapkan berbagai dokumen penting sebagai syarat untuk pengajuan balik nama STNK dan BPKB. Dokumen penting untuk balik nama STNK adalah STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, KTP pemilik baru, asli dan fotokopi, serta kuitansi pembelian motor yang sudah ditandatangani di atas materai. Adapun dokumen persyaratan untuk balik nama BPKB, yaitu fotokopi STNK yang sudah dibalik nama, BPKB asli dan fotokopi, fotokopi KTP, fotokopi hasil pengesahan cek fisik, serta kuitansi pembelian motor.

Baca Juga :

Kedua pengajuan balik nama tersebut dibayarkan dengan Biaya Balik Nama (BBN) motor bekas yang sudah dijelaskan di atas. Serangkaian biaya tersebut digunakan untuk membiayai operasional proses balik nama sesuai dengan prosedur. Balik nama STNK dibuat di kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) yang terdekat dengan tempat tinggal Anda, sedangkan balik nama BPKB diproses di kantor Kepolisian Daerah (Polda).

Alangkah baiknya apabila serangkaian proses balik nama motor bekas tersebut segera dilakukan, karena kepemilikan second hand dinilai resmi dan menaati hukum dengan cara balik nama. Informasi mengenai Biaya Balik Nama (BBN) motor bekas juga dapat membantu Anda dalam melancarkan proses balik nama hingga selesai.

Artikel Terkait :

/* */