Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat Rumah September 2018

Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat Rumah

Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat Rumah

Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat Rumah, Informasi Penunjang Kelancaran Proses Kepemilikan Tempat Tinggal – Tempat tinggal yang sah dan bersertifikat resmi merupakan hal yang sangat penting. Balik nama adalah salah satu cara memperoleh sertifikat resmi untuk kepemilikan rumah second hand. Proses balik nama sertifikat rumah dari pemilik sebelumnya ke pemilik yang baru juga memerlukan biaya. Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) sertifikat rumah harus dibayarkan untuk keperluan setiap tahap dalam proses perubahan tersebut. biaya balik nama ini ditetapkan berdasarkan luas rumah beserta tanah bangunannya. Mengenai jumlah biayanya, semua itu ditetapkan dengan Zona Nilai Tanah (ZNT). Perihal proses balik nama tersebut dapat dilakukan di Badan Pertanahan Nasional, sebagai lembaga yang berwenang melakukan proses tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Jika Anda hendak melakukan proses balik nama, alangkah baiknya apabila dilakukan secepatnya setelah pembelian rumah selesai dilakukan. Hal ini sangat penting bagi Anda sebagai pemilik baru, di mana ketentuan dalam balik nama sertifikat rumah juga memerlukan bukti pelunasan pajak penghasilan (PPh) dari pemilik lama. Jangan sampai pada waktunya dibutuhkan, Anda tidak tahu di mana keberadaan pemilik lama. Kelancaran proses balik nama sertifikat tersebut dapat diperoleh dengan melakukannya sesuai dengan prosedur, termasuk mempersiapkan dana sesuai dengan harga dan Biaya Balik Nama (BBN) sertifikat rumah.

Beberapa persyaratan dokumen diperlukan dalam proses balik nama, di antaranya adalah sertifikat asli, akta jual beli, fotokopi KTP milik penjual dan pembeli, bukti pelunasan pajak penghasilan (PPh) dari penjual dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari pembeli. Untuk Akta Jual Beli, harus dibuat di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan ditandatangani oleh 4 pihak, yaitu penjual, pembeli, PPAT, serta saksi. Setelah seluruh dokumen tersebut tersedia, maka selanjutnya pembeli menyerahkannya ke PPAT. Pihak PPAT akan mengajukan keperluan balik nama tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) beserta seluruh berkas persyaratan tersebut. Akan tetapi, yang diajukan ke BPN adalah salinan dari akta jual beli dan bukan aslinya.

Persiapan keseluruhan dokumen beserta dana untuk keperluan balik nama sertifikat rumah harus segera dilakukan. Harga dan Biaya Balik Nama (BBN) sertifikat rumah dapat diperiksa sebagai pedoman persiapan dananya. Selain itu, keaslian dan kelengkapan dokumen harus diperhatikan demi kelancaran proses. Pengetahuan mengenai serangkaian prosedur yang berlaku juga berpengaruh, sehingga diperlukan informasi terkait hal tersebut. Pihak yang akan mengajukan balik nama dapat memperoleh informasi tersebut secara online ataupun secara langsung melalui Badan Pertanahan Nasional.

Mengenai dana yang diperlukan berdasarkan ketentuan harga dan Biaya Balik Nama (BBN) sertifikat rumah dari keseluruhan prosedur tersebut, maka pihak yang melakukan balik nama dikenakan kewajiban untuk membayar biaya balik nama sesuai dengan luas tanah dengan perhitungan rumus Rp50.000,00 ditambah dengan 1 per mil NJOP). Selain itu, adapun biaya untuk pengecekan keaslian dokumen yang digunakan sebagai persyaratan dengan harga Rp 25.000,00 setiap suratnya.

Baca Juga : 

Jangka waktu balik nama sertifikat kurang lebih dua minggu, yang dipengaruhi oleh ketepatan dalam melakukan setiap tahap dan adanya kinerja PPAT, di mana biasanya keperluan balik nama yang diajukan PPAT ke BPN dilakukan secara kolektif. Mengingat pentingnya kepemilikan rumah secara penuh dan resmi, maka alangkah baiknya untuk mengurus balik nama sertifikat sesegera mungkin, agar sertifikat segera jadi dan tidak menjadi persoalan di kemudian hari. Informasi mengenai harga dan Biaya Balik Nama (BBN) sertifikat rumah perlu diketahui demi kelancaran proses balik nama.

Artikel Terkait :

/* */