Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA 2017/2018

Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA

Sumber : Google.com

Info Seputar Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA – Ketika akan masuk ke universitas bergengsi seperti Universitas Indonesia, jurusan bukan hanya yang menjadi pertimbangan. Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA juga menjadi pertimbangan penting bagi beberapa orang tua ketika akan menyekolahkan anaknya ke jenjang universitas. Karena itu, berikut beberapa informasi terkait jalur, jenjang, jurusan, dan biaya yang penting untuk diketahui. Universitas yang memiliki motto Veritas, Probitas, Iustitia ini memiliki banyak jenjang dan program yang bisa dimasuki seperti program Doktor, Magister, Sarjana, dan Vokasi / Diploma. Program tersebut dapat dimasuki dengan beberapa jalur pendaftaran yang belum tentu sama.

Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA biasanya akan ditentukan berdasarkan 2 mekanisme pengajuan jenis pembayaran, yaitu BOP Berkeadilan (BOP-B) dan BPO-Pilihan (BOP-P). BOP-B merupakan mekanisme pembayaran biaya berdasarkan data-data khusus yang berisi identitas calon mahasiswa, orang tua dan penghasilan orang tua. Jadi, pada sistem ini, jika penghasilan orang tua calon mahasiswa memiliki penghasilan besar, UKT yang harus dibayarkan juga tidak sedikit demikian pula sebaliknya. Sementara itu, BOP-P ditentukan berdasarkan kesediaan membantu biaya operasional untuk universitas sebagaimana persetujuan penanggung biaya pendidikan. Nilai biaya dalam kategori ini lebih mahal dibandingkan dengan BOP-B.

Program studi Vokasi di UI terdiri atas 11 program studi seperti Fisioterapi, pariwisata, akuntansi, dan sebagainya. Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA pada program-program Vokasi atau Diploma memiliki rincian BOP/TF yang sama yaitu sekitar 8 juta rupiah. Sementara itu, program-program studi vokasi tersebut juga menetapkan tarif DP / AF yang rata-rata dihargai 7,5 juta rupiah.

Sementara itu, Biaya Kuliah di Universitas INDONESIA pada program studi sarjana terdapat 2 kategori, yaitu program sarjana reguler dan non reguler. Baik program studi reguler maupun non-reguler memiliki nominal pembayaran yang berbeda. Sebagai contoh, mahasiswa dari fakultas teknik program S1 paralel berkewarganegaraan asing memiliki tarif BOP/TF sejumlah 20 juta rupiah dan DP / AF senilai 25 juta rupiah. Jadi, total yang harus dibayar adalah 45 juta rupiah. Hal ini berbeda dengan mahasiswa di fakultas yang sama dari jalur reguler. BOP /TF S1 paralel kelompok reguler adalah 8,5 juta rupiah dan DP /AF senilai 45 juta rupiah. Jadi, total yang harus dibayar adalah 53,5 juta rupiah.

Dari keempat belas fakultas yang terdapat di Universitas Indonesia, biaya yang diperkirakan paling tinggi adalah untuk calon mahasiswa baru fakultas kedokteran. Fakultas ini menetapkan BOP /TF kelompok reguler untuk WNA sejumlah 40 juta rupiah dan DP / AF senilai 100 juta rupiah. Jadi, total biaya yang harus dibayar adalah 140 juta rupiah. Sementara itu, untuk kelas khusus internasional (KKI), kelompok reguler harus membayar total biaya 110 juta rupiah sedangkan KKI WNA harus membayar total 140 juta rupiah, sama dengan WNA kelompok reguler.

Untuk S1 Reguler, biaya kuliah ditentukan berdasarkan 2 rumpun yaitu Sains Teknologi dan Kesehatan (IPA) dan IPS (Sosial Humaniora). Masing-masing kedua rumpun tersebut terbagi menjadi 3 kelas, yaitu A, B, dan C. BOP-P untuk kelas A jurusan IPA adalah 10 juta rupiah sedangkan IPS dengan kelas yang sama adalah 7.5 juta rupiah. Kelas B dan C di masing-masing rumpun antara 12-15 juta rupiah. Sementara itu, tarif BOP-B untuk mahasiswa konsentrasi IPA dan IPS dibagi menjadi 4 kelas yang masing-masing memiliki rentang biaya tertentu dari terendah (0 rupiah) hingga tertinggi yaitu 8 juta rupiah.

  • PROGRAM VOKASI

  • ┬áTarif UKT
 Tarif UKT

Tarif UKT

Untuk Lebih jelasnya silahkan download daftar biaya kuliah di Universitas Indonesia secara detainya disini :

Demikian beberapa informasi mengenai biaya kuliah di Universitas INDONESIA. Semoga uraian tersebut bermanfaat.

Artikel Terkait :

/* */